Ambon, LINDOnews.tv — Gereja Protestan Maluku (GPM) Jemaat Bethabara realisasikan Keputusan Sidang Jemaat ke 43, melalui kegiatan Lokakarya Pemuda dalam menyikapi masalah sosial (Narkoba), yang digelar oleh Sub Seksi Pembinaan Pemuda, Seksi Pemberdayaan Teologi dan Pembinaan Umat.
Kegiatan lokakarya tersebut dilaksanakan di gedung Gereja Jemaat GPM Bethabara dan peserta yang hadir dari unsur Angkatan Muda GPM (AMGPM) cabang Bethabara dan ranting-ranting di lingkup cabang. Pemberi materi, ketua TIM Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Maluku, Rezky Pratama Masuku, berlangsung dari pukul 13..00 WIT hingga pukul 16.00 WIT. Kayu Tiga, Minggu (19/4/2026).
Lokakarya ini bertujuan untuk menciptakan pemuda yang siap menjadi agen perubahan yang positif menyikapi masalah sosial yang semakin marak di kalangan pemuda yakni Narkoba.
Ketua Majelis Jemaat GPM Bethabara. Pendeta Ny. Lastri Likumahuwa, dalam arahannya menegaskan, Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi jemaat dan dapat berpengaruh bagi mental dan spiritual umat.
โKalau kita tidak menyadari bahwa narkoba sangat berbahaya, maka kita akan terjerumus ke dalamnya dan kita juga tidak bisa menatap masa depan yang cerah,โ ujar Likumahuwa
Ia menjelaskan, penyakit sosial ini tentu sudah banyak menggerogoti anak-anak muda gereja, karena itu kegiatan lokakarya ini di rancang oleh Seksi PTPU, sub seksi Pembinaan Pemuda, kemudian diramu dalam keputusan Sidang Jemaat GPM Bethabara ke 43, agar pemuda Gereja dapat memahami benar akan Bahaya Narkoba,
Likumahuwa berharap, bagi peserta yang mengikuti kegiatan ini untuk fokus dan serius hingga selesai, demi dapat menolong diri sendiri dan juga orang lain, agar tidak meluas penggunaan barang terlarang tersebut di lingkungan Jemaat. Karena dapat menghambat pertumbuhan gereja, pertumbuhan iman anak-anak muda sebagai generasi penerus bangsa.
โSemoga kegiatan ini, menjadi suatu pengetahuan yang sangat baik untuk peserta dan peserta memiliki komitmen dan tekad yang kuat untuk menjadi pionir ditengah masyarakat serta kehidupan bergereja,โ harapnya
Disamping itu, dalam kesempatan yang sama. Ketua TIM P2M BNN Provinsi Maluku, Rezky Pratama Masuku, mengatakan bahwa pihaknya menyambut baik keterlibatan Jemaat Bethabara dalam upaya meminimalisir penyebaran penggunaan narkoba melalui kegiatan lokakarya ini.
โkami terbuka untuk semua kalangan dalam menyikapi masalah Narkoba, tentunya upaya Jemaat Bethabara ini perlu kami apresiasi, dan kami berharap ada kerjasama lanjutan yang dapat dipikirkan dan dibangun untuk mengatasi persoalan Narkoba,โ kata Rezky
Ketua Majelis Jemaat GPM Bethabara menjelaskan, dari sisi iman tentunya kita sebagai orang Kristen, memahami bahwa Tubuh itu adalah bait Kudus, jadi kita harus menjaganya dari hal negatif.
Lanjutnya, Bukan hanya sekedar sehat secara jasmani tatapi sesuatu yang penting secara iman, sehingga kita tidak seenaknya menjadikan tubuh ini untuk pemuas nafsu atau keingan-keinginan daging, tanpa memikirkan hari besok akan seperti apa.
โKalau generasi muda bisa diandalkan untuk menyampaikan bahaya, ancaman, dan buruknya dari dampak penggunaan narkoba, maka kedepannya kita bisa menyelamatkan banyak jiwa,โ tandas Likumahuwa